Bubuk minuman yang berasal dari sari kedelai lokal organik, dari varietas bromo dan wilis yang terbukti lebih bergizi dan mempunyai rasa lezat dari pada varietas kedelai impor.
Pertanyaan ini sudah terjawab oleh jawaban pertanyaan no. 3 di atas, tentang proses pengolahan SOYANATURA. Selain itu, pengemasan dengan bahan alumunium foil membuat SOYANATURA tetap higienis, asal selalu ditempatkan pada tempat yang kering dan tidak terkena sinar matahari secara langsung.
SOYANATURA pada dasarnya tidak secara langsung menyembuhkan penyakit. Dengan kandungan isoflavon dan lesitin soya dalam protein yang dikandung bubuk kedelai SOYANATURA, sel-sel tubuh rusak yang mengganggu metabolisme tubuh secara berangsur-angsur diperbaiki. Hingga secara perlahan mampu membantu menyembuhkan berbagai penyakit. Seperti pengalaman dari masyarakat yang telah secara rutin mengkonsumsi SOYANATURA, beberapa penyakit seperti maag, diabetes, tingginya kadar kolesterol, osteoporosis, obesitas atau bahkan kanker prostat, jantung dapat secara bertahap diminimalisir perkembangannya. Proses tersebut berjalan secara berkesinambungan seiring rutinitas metabolisme mendapat asupan gizi dari sari bubuk kedelai murni SOYANATURA
Komposisi dari Sari Bubuk Kedelai Murni SOYANATURA adalah sari kacang kedelai murni pilihan, gula jagung (dekstrose) dan bumbu rempah alami dan organik (natural premix). SOYANATURA mempunyai tekstur lebih lembut dan lebih lezat, Tidak bau gosong dan tidak langu, tidak bikin serak tenggorokan, dan tidak menggumpal walau diseduh dengan air dingin, SOYANATURA juga dapat dimakan langsung tanpa disedu karena rasa sudah gurih (mirip kue satru), dapat di tambahkan pada makanan bayi umur 6 bulan hingga konsumsi manula pada segala kondisi kesehatan tanpa efek samping.
SOYANATURA dapat dikonsumsi oleh segala umur dan dalam berbagai kondisi, baik sehat maupun sakit. Bayi yang sudah tidak mengkonsumsi ASI pun dapat meminum SOYANATURA.
Masukkan 2 sendok makan SOYANATURA ke dalam segelas (+ 200ml) air hangat. Untuk lebih menambah kenikmatan dapat ditambah dengan gula atau madu. Kemudian, aduk hingga rata.
SOYANATURA dapat dikonsumsi kapan pun, baik pagi, siang, sore ataupun malam. Untuk memenuhi kebutuhan gizi harian, disarankan untuk mengkonsumsi SOYANATURA secara rutin minimal 2 kali sehari, terutama bagi yang bertujuan untuk memerangi penyakit.