18 Januari 2010
Dr. Herman Adlercreutz peneliti bidang fitoestrogen membuktikan kandungan isoflavon pada kedelai mampu mengurangi keluhan wanita pada saat menopause.
Meskipun Menopause merupakan proses alami, banyak kaum wanita yang khawatir menghadapi masa menopause, hal ini wajar karena proses yang ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi tersebut sering menimbulkan gangguan psikis dan fisik yang sangat mengganggu, baik sebelum maupun setelah memasukinya. Berhentinya siklus haid pada wanita menopause sangat dipengaruhi oleh hormon estrogen yang diproduksi oleh kelenjar ovarium. Salah satu yang terbukti efektif mengatasi sindoma menopause adalah fitoestrogen (estrogen dari tanaman) dari isoflavon yang terdapat dalam Soyanatura, selain itu vitamin E dalam Soyanatura juga menghambat proses menopause karena menjaga keseimbangan hormonal dan lebih mudah diserap dibandingkan vitamin E sintetis.